Upgrade Laptop, Perlu Gak Sih?


Bismillaahirrohmaanirrohiim. Tulisan ini adalah sebuah testimoni berdasarkan pengalaman saya sendiri setelah melakukan upgrade komponen pada laptop, seperti RAM dan SSD (Solid State Drive) yang tentunya memerlukan biaya tambahan. Disini saya akan membandingkan secara singkat penggunaan laptop sebelum dan setelah di-upgrade. Lalu terakhir, sebenarnya perlu gak sih melakukan upgrade komponen pada laptop?

Mungkin perlu dijelaskan disini bahwa upgrade yang dimaksud disini ialah mengganti komponen didalamnya dengan komponen lain yang memiliki fungsi sama namun spesifikasi yang lebih tinggi, dan bukan mengganti laptopnya secara keseluruhan.

Temen-temen bisa membaca link dibawah ini tentang alasan saya mengapa upgrade dan spesifikasi laptop sebelum upgrade.

Link: https://kangriyanto.net/2019/08/04/cara-meningkatkan-performa-laptop-lawas/

Pengalaman Sebelum Upgrade

Sebelum memutuskan untuk melakukan upgrade, pengalaman yang saya alami dengan laptop yang saya miliki yaitu:

  1. Waktu booting sekitar 55 detik dengan distro Linux Elementary OS dan bahkan bisa lebih dengan menggunakan Hackintosh 10.13.6 High Sierra yang mana keduanya tidak menggunakan fitur Fastboot seperti Windows.
  2. Area tempat meletakkan tangan disebelah kanan dan kiri dari mousepad ketika mengetik terasa panas karena didalamnya terdapat harddisk dengan piringan yang terus berputar.
  3. Suara fan (kipas) sering terasa berisik apalagi saat membuka aplikasi berat, selain itu area tanganpun menjadi tambah panas.
  4. Proses baca tulis harddisk yang lama, sehingga untuk membuka dan menjalankan aplikasi sedikit lebih lama.

Itulah beberapa pengalaman yang saya temui sebelum upgrade komponen laptop.

Pengalaman Setelah Upgrade

Setelah melakukan upgrade dan penggunaan lebih dari 1 bulan, berikut pengalamannya:

  1. Waktu booting lebih cepat, hanya memerlukan waktu sekitar 22 detik saja menggunakan Elementary OS Juno. Sedangkan waktu shutdown hanya 4 detik saja (tanpa proses unmount harddisk)
  2. Area tempat meletakkan tangan saat mengetik masih terasa nyaman, tidak terlalu panas dari sebelumnya. Mungkin panasnya sekitar 1/3 nya saja saat menggunakan harddisk.
  3. Kipas lebih sering diem dan jarang sekali berisik.
  4. Proses baca tulis lebih cepat, sehingga saat membuka dan menjalankan aplikasi berat jauh lebih cepat. Ini saya alami saat membuka dan menggunakan Android Studio, proses build gradle sekitar 5 sampai 10 detikan saja. Padahal sebelumnya bisa 1 menit lebih, bahkan pernah sampai hampir 5 menitan.

Nah itulah beberapa pengalaman sebelum dan setelah saya melakukan upgrade. Jadi kesimpulannya bagi saya, saya memang perlu upgrade dan saya tidak merasa rugi melakukan upgrade dengan berbagai keuntungan yang saya dapatkan ini.

Mungkin pengalaman saya ini bisa jadi bahan pertimbangan buat teman-teman semua yang ingin melakukan upgrade.

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.