Mengatasi Missing operating system pada komputer


Bismillahirrohmaanirrohim. Bagi teman-teman yang saat ini sedang menemukan kendala dimana saat komputer dihidupkan langsung memunculkan pesan “Missing operating system”, padahal sebelumnya baik-baik saja. Maka teman-teman sudah berada pada blog yang tepat. Disini akan saya tuliskan beberapa langkah mengatasi Missing operating system yang biasanya saya lakukan.

Penyebab Missing operating system

Missing operating system ini bermakna sebuah komputer tidak dapat menemukan sistem operasi didalam komputer tersebut. Sebelum membahas solusinya, perlu kita pahami terlebih dahulu mengapa bisa terjadi demikian.

Sistem operasi komputer ini letaknya berada didalam harddisk, maka penyebabnya dapat terdiri dari beberapa hal. Berikut ini solusi-solusi yang bisa teman-teman lakukan.

Solusi 1: Periksa pengaturan pada BIOS

BIOS atau Basic Input Output System merupakan sebuah sistem yang pertama kali akan dijalankan saat komputer dihidupkan (booting).

Untuk dapat masuk pada pengaturan BIOS ini, teman-teman bisa menekan tombol F2, F10 ataupun tombol Delete pada keyboard sesaat setelah komputer dihidupkan.

Setelah berhasil masuk pada BIOS, teman-teman tidak dapat menggunakan mouse (kecuali motherboard keluaran terbaru). Untuk instruksi, teman-teman bisa membaca petunjuknya yang berada dibagian bawah BIOS seperti tombol F5/F6 untuk merubah nilai, tombol Enter untuk memilih opsi, tombol panah untuk berpindah, dsb.

Silakan teman-teman masuk pada menu Boot, lalu pastikan nilai pada First boot device adalah harddisk (hard drive).

Jika sudah teman-teman bisa menyimpan pengaturannya dengan menekan tombol F10 lalu Enter.

Solusi 2: Periksa kabel harddisk

Saat komputer memunculkan pesan Missing operating system ini berarti komputer tidak dapat menemukan sistem operasi yang berada didalam harddisk, maka solusi berikutnya yang bisa kamu lakukan ialah memeriksa kabel pada harddisk, baik itu kabel powernya ataupun kabel datanya (SATA).

Pastikan kabel telah terpasang dengan benar, tidak kendor, putus dan sebagainya. Bila memungkinkan, silakan ganti kabel power dan kabel SATA nya dengan kabel yang lain.

Oh ya, cara ini tentu bisa teman-teman lakukan jika itu adalah sebuah desktop PC, bukan laptop.

Solusi 3: Periksa media penyimpanan lain yang terpasang

Saat komputer pertama kali dihidupkan, pada beberapa kasus sebagian komputer akan otomatis mendeteksi port pada komputer apakah terdapat media penyimpanan yang sedang terpasang, seperti USB Flashdrive, Harddisk eksternal, CD atau DVD ROM drive.

Jika media penyimpanan tersebut sedang terpasang pada saat komputer dihidupkan, maka komputer akan mencari sistem operasi pada media tersebut. Karena tidak ada sistem operasinya, maka komputer memunculkan pesan Missing operating system.

Jadi pastikan bahwa tidak ada USB Flashdrive atau harddisk eksternal yang sedang terpasang pada port USB. Pastikan pula tidak ada CD atau DVD yang masih berada pada DVD ROM drive. Jika ternyata ada, maka cabut media tersebut lalu restart ulang dengan menekan tombol kombinasi pada keyboard (Ctrl Alt dan Delete).

Nah demikianlah beberapa langkah yang bisa teman-temukan lakukan apabila komputer tiba-tibs menampilkan pesan Missing operating system saat komputer dihidupkan. Semoga bermanfaat 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.